PENERAPAN DESAIN MODERN VERNACULAR PADA BANGUNAN LABDA PARAHYANGAN EXHIBITION DI KOTA BARU PARAHYANGAN

Authors

  • Ulya Zhafira Arifin Institut Teknologi Nasional Bandung
  • Theresia Pynkyawati Institut Teknologi Nasional Bandung

Keywords:

Modern vernacular, Sirkulasi, Bentuk bangunan, Material

Abstract

Di awal milenium baru, di era perkembangan teknologi dan globalisasi yang pesat, arsitektur vernakular masih
berada pada posisi marginal. Hal ini sebagian besar diabaikan dalam desain dan kegunaan pada arsitektural ,
dan pengakuan atas keterampilan pembangun lokal di dunia masih terbatas. Dalam menghadapi penyangkalan
terus-menerus akan pentingnya arsitektur vernakular, di abad ke-21 ini pertanyaan tentang fungsi dan signifikansi
masih bergulir. Penerapan konsep modern vernacular pada disain untuk menunjukkan bahwa pendekatan
semacam itu akan memungkinkan implementasi aktif pengetahuan vernakular dalam konteks kontemporer, dan
akan menunjukkan bahwa masih ada tempat untuk berkembangnya arsitektur vernakular. Penerapan vernacular
modern pada Labda Parahyangan Exhibition (LPE) dalam bentukan bangunan traditional adat sunda dengan
penggabungan material lokal pada fasad bangunan dan bentukan interior kontemporer diterapkan pada alur
sirkulasi yang dapat mengurangi adanya kerumunan berlebih pada era pandemi covid-19. Penerapan konsep
tersebut diharapkan menjadi keselarasan antar desain traditional dengan kegunaan bangunan eksibisi dan
konferensi yang dapat menjadikan LPE sebagai bangunan yang interaktif sertamencerminkan tempat, budaya
sunda di kota baru parahyangan

Downloads

Published

2021-12-12