KONSEP TEKNOLOGI PENGEMBANGAN TAMAN LINGKUNGAN SEBAGAI RUANG TERBUKA PUBLIK TAMAN BERWAWASAN PANGAN
Main Article Content
Abstract
Taman lingkungan merupakan aspek penting dalam mewujudkan arsitektur keberlanjutan pada kawasan pemukiman. Sebagai ruang terbuka hijau rukun tetangga memiliki peran menghadirkan keseimbangan ekologi, sarana interaksi serta aktivitas warga. Namun pada praktiknya taman mengalami degradari fisik dan minimnya pemeliharaan akibat rendahnya partisipasi masyarakat. Pembahasan ini bertujuan mengeksplorasi konsep teknologi pengembangan taman lingkungan berwawasan pangan dan menganalisis pengaruh setting fisik taman terhadap penggunaan ruang dan interaksi sosial. Metode penelitian meliputi studi literatur, observasi lapangan, dan analisis setting fisik taman. Hasil penelitian manunjukan setting fisik taman dibentuk untuk mendukung ruang interaksi sosial individu dan multifungsi meningkatkan fleksibilitas penggunaan ruang. Pengaturan ketinggian vegetasi untuk memaksimalkan view ruang, pencahayaan dan sirkulasi udara dalam ruang taman dan lingkungannya. penerapan tanaman pangan sebagai elemen pembatas dan peneduh memperkuat ruang interaksi sosial. Kesimpulan penelitian bahwa penguatan komunitas di taman memiliki potensi meningkatkan partisipas masyarakat dalam mewujudkan keberlanjutan taman lingkungan, melalui penerapan konsep berwawasan pangan,
ruang interaksi sosial dirancang untuk menguatkan komunikasi komunitas dalam penggunaan taman. Oleh karena itu perencanaan taman lingkungan perlu dikembangkan dengan pendekatan berbasis ruang interaksi komunitas hingga tahap implementasi.