ANALISIS KEBUTUHAN DIMENSI SALURAN DRAINASE TERHADAP CURAH HUJAN (STUDI KASUS SALURAN DRAINASE LAPANGAN SEPAK BOLA STADION WATUBELAH KABUPATEN CIREBON)
Isi Artikel Utama
Abstrak
Lapangan sepak bola merupakan fasilitas olahraga yang memerlukan pengelolaan drainase yang efektif untuk menjaga kualitas permukaan bermain dan mencegah genangan air, terutama pada saat terjadi hujan deras. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan dimensi saluran drainase berdasarkan curah hujan dan hasil analisis debit banjir pada lapangan sepak bola. Data curah hujan historis dianalisis untuk menentukan periode ulang hujan dan debit puncak yang mungkin terjadi untuk memperoleh distribusi probabilitas curah hujan ekstrem. Debit air yang dihitung menggunakan metode rasional, dengan mempertimbangkan koefisien aliran permukaan (C), luas daerah tangkapan (A), dan intensitas curah hujan (I). Hasil perhitungan tersebut menjadi dasar dalam menentukan dimensi optimal saluran drainase dan hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi saluran yang ada cukup memadai untuk mengalirkan air hujan dengan intensitas tertentu. Perhitungan analisis ini menggunakan metode distribusi Log Pearson Type III, yang menghasilkan jarak antar pipa drainase sebesar 4 m dengan 28 saluran drainase yang memiliki dimensi tinggi 0,3 m dan lebar 0,3 m. Setelah perhitungan ulang menggunakan data curah hujan lokal dari Radjadana Stasiun Tukmudal, jarak antar pipa menjadi 2,11 m dan membutuhkan 52 saluran drainase. Sebelumnya, perhitungan menggunakan data curah hujan dari Bogor. Hasil ini menunjukkan pentingnya penggunaan data curah hujan lokal untuk perencanaan sistem drainase yang lebih akurat. Namun, beberapa perbaikan direkomendasikan, seperti penyesuaian kemiringan saluran pada titik-titik kritis dan penambahan saluran penghubung untuk meningkatkan kapasitas sistem drainase. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam perencanaan dan pengelolaan sistem drainase di Stadion Watubelah secara lebih efektif. Data yang digunakan mencakup intensitas curah hujan sebesar 113.282 mm/jam, luas area sebesar 0,792 hektar untuk lapangan sepak bola, nilai koefisien limpasan (C) adalah 0,40 untuk lapangan. Debit banjir yang dihasilkan dari analisis adalah 0,099 m³/s. Dengan pendekatan studi kasus, analisis dilakukan melalui beberapa tahap, meliputi pengumpulan data curah hujan historis, perhitungan debit aliran air, dan perencanaan dimensi saluran drainase yang sesuai.