PENGARUH ANGKUTAN SEDIMEN TERHADAP KETERSEDIAANDEBIT AIR DI SALURAN INDUK KABUYUTAN KABUPATEN BREBES

Main Article Content

jurnal teknik sipil
Indra Gunawan
Sonie Apriyanto
Adam Safitri

Abstract

Bendung Nambo merupakan salah satu bendung di Kabupaten Brebes yang di bangun pada masa Kolonial Belanda, yang berada di Dusun Nambo, Desa Banjarharjo, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, Provinsi Jawa Tengah yang digunakan sebagai sarana irigasi untuk mengairi areal persawahan seluas 3876 ha. melihat kondisi saat ini, Bendung Nambo mengalami penumpukan sedimen pada hulu bendung dan kantong lumpur yang mengakibatkan berkurangnya ketersedian debit air. tujuan penelitian ini untuk mengetahui besarnya sedimen tahunan dan pengaruhnya terhadap ketersediaan air serta pola operasi dan pemeliharaan untuk mengurangi penumpukan sedimen. untuk menghitung besaran sedimen pada Bendung Nambo menggunakan rumus Einstein baik secara analitis dan grafik serta menggunakan perhitungan manual untuk perbandingan seberapa besar sedimen yang masuk pada Bendung Nambo. serta menghitung kertersedian air dengan menggunakan perhitungan faktor k dengan menggunakan data debit bulanan Bendung Nambo dan data kebutuhan air yaitu blangko 05-0 dari UPTD Pemali Malahayu untuk mengetahui pengaruh angkutan sedimen terhadap debit Bendung Nambo untuk memenuhi kebutuhan Daerah Irigasi Kabuyutan. berdasarkan hasil penelitian di peroleh besaran sedimen dengan menggunakan perhitungan einstein secara analitis dalam satu tahun didapat sedimen yang ada pada Bendung Nambo sebesar 10.287 m3. secara grafik 4.732 m3 dan perhitungan manual 11.236 m3. dan dalam kurun waktu 4 tahun sedimen di Bendung Nambo dengan menggunakan perhitungan Einstein secara analitis 41.131 m3, grafik 18.893 m3 dan manual 44.948 m3.serta ketersediaan air pada tahun 2016 sebesar 9.537.178 m3 pertahun dan pada tahun 2019 sebesar 7.426.685 m3 pertahun.hal ini menunjukan hal ini menunjuan bahwa besaran sedimen Bendung Nambo berpengaruh terhadap ketersediaan air pada Saluran Induk Kabuyutan.

Article Details

Section
Articles