ANALISIS ANGKA KEBUTUHAN NYATA OPERASI DAN PEMELIHARAAN (AKNOP) SITU GUNUNG HAYU KABUPATEN KUNINGAN

Main Article Content

Bayu Dwi Saputro
Sonie Apriyanto
Adha Fuad

Abstract

Angka Kebutuhan Nyata Operasi dan Pemeliharaan ( AKNOP ) merupakan indikator besarnya kebutuhan nyata dalam pelaksanaan kegiatan operasi dan pemeliharaan. Perlu menjadi perhatian khusus dalam pengelolaan Situ bagian komponen kegiatan operasi dan pemelihaaraan perlu diperhitungkan, direncanakan serta ditetapkan biaya yang dibutuhkan untuk memelihara suatu bangunan/peralatan untuk dapat mempertahankan fungsi dan layanan situ. Estimasi besaran kebutuhan biaya dan pendanaan untuk kegiatan OP situ, dilakukan melalui perhitungan Angka Kebutuhan Nyata Operasi dan Pemeliharaan situ yang lebih dikenal dengan AKNOP situ. Besaran AKNOP situ tersebut harus disiapkan dan ditentukan oleh masing-masing pengelola . Untuk kegiatan operasi dan pemeliharaan Situ Gununghayu, diperlukan sejumlah data yang didapat secara langsung yaitu dengan melakukan peninjauan langsung ke lapangan ataupun data yang didapatkan dari instansi terkait, serta data penunjang lainnya, dengan tujuan agar dapat menarik kesimpulan kondisi fisik situ permasalahan-permasalahan yang dihadapi. Tahapan kegiatan yang dilakukan dalam analisis dan pembahasan adalah dengan membuat perhitungan volume untuk masing-masing pekerjaan, menyusun daftar harga satuan bahan, menyusun daftar harga satuan upah, menetukan koefisien analisa untuk setiap satuan pekerjaan setelah itu melakukan perhitungan dan dan penyusun BOQ (Bill of Quantity) dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) untuk selanjutnya dilakukan akumulasi secara keseluruhan pada jenis pekerjaan yang masuk dalam lingkup analisis ini. Dari biaya AKNOP tahunan yang dihasilkan, dapat dijadikan sebuah tolak ukur bagi Instansi yang terkait dalam melaksanakan kegiatan Operasi dan Pemeliharaan pada tahun anggaran berikutnya. Biaya Operasi dan Pemeliharaan Situ harus diberikan secara penuh/memadai untuk mempertahankan/mengoptimalkan fungsi dan manfaat Situ.

Article Details

Section
Articles