EVALUASI MANAJEMEN KONSTRUKSI TERHADAP BIAYA DAN WAKTU PELAKSANAAN (STUDI KASUS PEMBANGUNAN GEDUNG ADMINISTRASI DAN GEDUNG SERBAGUNA RSUD ARJAWINANGUN KABUPATEN CIREBON)
Main Article Content
Abstract
Proyek Pembangunan Gedung Administrasi dan Gedung Serbaguna RSUD Arjawinangun Kabupaten Cirebon mengalami perubahan desain struktur atas dari semula menggunakan beton bertulang menjadi struktur baja. Perubahan ini dilakukan oleh kontraktor pelaksana, PT. Sumber Mega Utama, dengan alasan untuk mengejar keterlambatan waktu akibat hambatan pada pekerjaan pondasi. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan biaya dan waktu pelaksanaan antara penggunaan struktur beton bertulang dan struktur baja, serta mengevaluasi efektivitas perubahan tersebut. Metodologi yang digunakan meliputi survei lapangan, pengumpulan data primer dan sekunder, serta analisis perbandingan teknis dan ekonomis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selisih waktu antara kedua jenis struktur hanya satu minggu, sementara selisih biaya mencapai Rp900.170.000,00. Hal ini menunjukkan bahwa perubahan struktur tidak sepenuhnya didasarkan pada efisiensi waktu, melainkan diduga sebagai strategi kontraktor untuk mengatasi potensi kerugian. Selain itu, ditemukan berbagai ketidaksesuaian dalam perencanaan proyek, minimnya pengujian material, serta penggunaan metode pelaksanaan yang kurang tepat, yang secara keseluruhan memengaruhi mutu dan efisiensi proyek. Penelitian ini menekankan pentingnya manajemen proyek yang menyeluruh dan pengambilan keputusan yang transparan guna menjamin tercapainya tujuan proyek secara optimal.