PENANGANAN BANJIR DI KAWASAN DRAJAT AKIBAT MELUAPNYA SUNGAI KALISUBA DENGAN MENGGUNAKAN RETAINING WALL
Main Article Content
Abstract
Kawasan Drajat, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, merupakan salah satu wilayah rawan banjir yang diakibatkan oleh meluapnya Sungai Kalisuba, terutama saat musim hujan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab banjir serta merancang solusi penanganan dengan pendekatan struktur teknik sipil berupa retaining wall. Metode yang digunakan meliputi analisis hidrologi untuk menentukan debit banjir rencana dan analisis hidrolika untuk mengevaluasi kapasitas penampang sungai eksisting. Debit banjir rencana dihitung dengan menggunakan metode Haspers dan Mononobe, dan berdasarkan kala ulang 10 tahun ditetapkan sebesar 186,4131 m³/detik. Setelah ditambahkan faktor sedimen sebesar 10%, debit desain menjadi 205,0544 m³/detik. Debit rencana menunjukkan bahwa kapasitas sungai saat ini tidak mampu menampung debit puncak, sehingga dibutuhkan penanganan struktural. Alternatif yang dipilih adalah retaining wall tipe kantilever dengan tinggi total 8 meter, mempertimbangkan kedalaman aliran rencana 6,5 meter dan freeboard 1,5 meter. Hasil evaluasi stabilitas struktur menunjukkan bahwa desain memenuhi syarat teknis: Faktor keamanan terhadap guling: 3,659, Faktor keamanan terhadap geser lateral: 1,869, Faktor keamanan terhadap daya dukung tanah: 3,286. Seluruh nilai tersebut melebihi batas minimum yang disyaratkan, sehingga desain dinyatakan aman dan dapat diterapkan sebagai solusi pengendalian banjir di kawasan terdampak.